Presiden Turkey Erdogan berkata:
Ketika saya masih kecil, saya sangat egois, selalu mengambil yang terbaik untuk diri saya sendiri. Perlahan-lahan, semua orang meninggalkan saya dan saya tidak punya teman. Saya tidak berpikir itu salah saya tetapi saya mengkritik dan menyalahkan orang lain.
Ayah saya memberi saya 3 kalimat dan beberapa pilihan untuk membantu saya dalam hidup.
Suatu hari, ayah saya memasak dua mangkuk mie dan meletakkan dua mangkuk di atas meja. Satu mangkuk disajikan dengan satu telur di bagian atas mie dan mangkuk lainnya tidak memiliki telur di atasnya.
Ayah berkata: Anakku, silahkan kamu pilih. Mangkuk mana yang kamu inginkan. (Telur sulit didapat saat itu). Hanya bisa makan telur selama Festival Tahun Baru Islam. Tentu saja saya memilih mangkuk dengan telur..
Saat kami mulai makan. Saya mengucapkan selamat kepada diri saya sendiri atas pilihan & keputusan cerdas yang saya lakukan dan mendapatkan telur itu.
Lalu saya terkejut ketika ayahku makan mie bersamaku, ternyata ada 2 telur di bawah mangkuknya, tersembunyi di bagian bawah mie. Saya sangat menyesal.. memarahi diriku sendiri karena terlalu terburu-buru dalam keputusanku. Ayah saya tersenyum dan iba kepada saya,
ANAKKU KAMU HARUS INGAT APA YANG DILIHAT MATAMU MUNGKIN TIDAK BENAR.
JIKA KAMU BERNIAT MENGAMBIL KEUNTUNGAN DARI ORANG LAIN, KAMU AKAN BERAKHIR DENGAN KEKALAHAN.
Keesokan harinya, ayah saya kembali memasak 2 mangkuk mie. Satu mangkuk dengan telur di atasnya dan mangkuk lainnya tanpa telur di atasnya. Sekali lagi, dia meletakkan dua mangkuk di atas meja dan berkata kepadaku: Anakku.. Silahkan kamu pilih. Mangkuk mana yang kamu inginkan.
Kali ini saya lebih pintar. Saya memilih mangkuk tanpa telur di atasnya. Yang mengejutkan saya, saat saya memisahkan mie di atas, tidak ada satu pun telur di dasar mangkuk. Sekali lagi ayah saya tersenyum dan berkata kepada saya.
ANAKKU, KAMU TIDAK HARUS SELALU BERGANTUNG PADA PENGALAMAN KARENA TERKADANG HIDUP DAPAT MENGECOHMU ATAU MENIPUMU, TETAPI KAMU TIDAK BOLEH TERLALU JENGKEL ATAU BERSEDIH, INI HANYA SEBAGAI PENGETAHUAN YANG KAMU DAPAT SEBAGAI PROSES PEMBELAJARANMU. DAN KAMU TIDAK AKAN MENDAPATKAN PELAJARAN SEMACAM INI DARI BUKU,SEKOLAH MAUPUN DI BANGKU KULIAHMU.
Hari ketiga, ayah saya lagi memasak dua mangkuk mie lagi, satu mangkuk dengan telur di atas dan mangkuk lainnya tanpa telur di atasnya.
Ayahku meletakkan dua mangkuk di atas meja dan kembali berkata kepadaku: Anakku... Silahkan kamu pilih. Mangkuk mana yang kamu inginkan.
Kali ini, aku memberi tahu ayahku, Ayah yg pilih dulu. Ayah adalah kepala keluarga dan berkonstribusi paling banyak kepada keluarga. lalu Ayah saya tidak menolak dan memilih mangkuk dengan satu telur di atasnya. Saat saya makan semangkuk mie saya, di hati saya berkata pasti tidak ada telur di dalam mangkuk. Yang mengejutkan saya.. Ada 2 telur di dasar mangkuk. Ayah saya tersenyum kepada saya dengan cinta di matanya..
ANAKKU, KAMU HARUS INGAT.. KETIKA KAMU BERFIKIR UNTUK KEBAIKAN ORANG LAIN, MAKA HAL-HAL BAIK AKAN SELALU TERJADI PADA DIRIMU.
Saya selalu ingat 3 kalimat nasehat ayah saya dan hidupku selalu melakukan sesuai nasihatnya. Dan Alhamdulillah saya bisa sukses.
Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat..
KISAH AKU,KAU DAN TUHAN
Selasa, 21 April 2020
Jumat, 17 April 2020
MATERI PEMBULATAN DAN PENAKSIRAN KELAS 4 LENGKAP
Materi Matematika Kelas 4 Sd Pembulatan Dan Penaksiran Lengkap
Pembulatan dan Penaksiran - Salah satu bahan yang diajarkan pada kelas 4 SD yaitu pembulatan dan penaksiran. Ketika menjalani acara sehari-hari seringkali kita melaksanakan pembulatan dan penaksiran. Misalnya dikala mengira-ngira harga dari suatu barang atau juga mengira-ngira hasil dari pembagian sebuah bilangan. Proses mengira-ngira tersebut disebut sebagai penafsiran di dalam pelajaran matematika. Nah, untuk pembahasan matematika kali ini saya akan menunjukkan klarifikasi sederhana mengenai pembulatan dan penafsiran di dalam matematika. Perhatikan dengan baik klarifikasi di bawah ini, ya!!
![]() |
| Source: Google Images |
Materi Pembulatan dan Penaksiran Matematika untuk Kelas 4 SD
Pembulatan
Ketentuan dalam pembulatan matematika
Ada hukum tersendiri dikala kita ingin membulatkan sebuah bilangan, aturannya adalah:
Pembulatan menuju puluhan terdekat
Angka satuan yang kurang dari 5 dibulatkan ke bawah.
Angka satuan yang lebih banyak atau sama dengan 5 dibulatkan ke atas.
Contohnya:
Angka 68 dibulatkan menjadi 70 (karena posisi satuan 8 nilainya lebih dari 5)
Angka 43 dibulatkan menjadi 40 (karena posisi satuan 3 nilainya kurang dari 5)
Pembulatan menuju ratusan terdekat
Angka puluhan yang nilainya kurang dari 50 dibulatkan ke bawah.
Angka puluhan yang nilainya lebih atau sama dengan 50 dibulatkan ke atas.
Contohnya:
Angka 149 dibulatkan menjadi 100 (karena 49 kurang dari 50)
Angka 562 dibulatkan menjadi 600 (karena 62 lebih dari 50)
Pembulatan menuju ribuan terdekat
Angka ratusan yang nilainya kurang dari 500 dibulatkan ke bawah.
Angka ratusan yang lebih atau sama dengan 500 dibulatkan ke atas.
Contohnya:
1678 dibulatkan menjadi 2000 (karena 678 lebih dari 500)
1328 dibulatkan menjadi 1000 (karena 328 kurang dari 500)
Penaksiran:
Penaksiran yaitu asumsi yang dilakukan untuk hasil dari sebuah operasi hitung. Untuk melaksanakan penaksiran, kita harus memakai aturan-aturan pembulatan sehingga risikonya dapat mendekati hasil operasi hitung yang sebenarnya. Untuk memahami konsep penaksiran dalam matematika, perhatikan teladan soal berikut ini:
Contoh Soal 1
Cobalah untuk menaksir hasil dari penjumlahan berikut menuju ribuan terdekat!
A. 1.254 + 3.675 = ...
B. 7.834 - 4.390 = ...
Penyelesaaian:
Kita bulatkan dulu angka-angka tersebut menuju ribuan terdekat.
A. 1.334 dibulatkan menjadi 1000
2.675 dibulatkan menjadi 3000
Maka hasil penaksirannya yaitu : 1.000 + 3.000 = 4000
Bandingkan dengan hasil sebenarnya: 1.334 + 2.675 = 4009 (mendekati)
B. 7.934 dibulatkan menjadi 8.000
4.190 dibulatkan menjadi 4.000
Maka hasil dari penaksirannya adalah: 8.000 - 4.000 = 4.000
Bandingkan dengan hasil sebenarnya: 7.934 - 4.190 = 3.744 (mendekati)
Contoh Soal 2
Jumlah penonton yang duduk di sisi kanan stadion yaitu 2.468 orang. Sementara jumlah penonton yang ada di sisi kiri stadion yaitu 8.632 orang. Sementara itu jumlah penonton yang belum masuk ke stadion yaitu 1.358 orang. Taksirlah jumlah keseluruhan penontton yang nantinya akan berada di dalam stadion.
Penyelesaian:
Lakukan pembulatan ribuan:
2.468 menjadi 2.000
8.632 menjadi 9.000
1.358 menjadi 1.000
Barulah kita jumlahkan: 2000 + 9000 + 1000 = 12.000 orang
Bandingkan dengan jumlah sebenarnya: 2.468 + 8.632 + 1.358 = 12.458 (mendekati)
Cobalah berlatih dengan soal-soal berikut:
1. Cobalah taksir hasil perkalian dari bilangan-bilangan berikut:
A. 3.646 x 4.568 = ...
B. 254 x 787 = ...
C. 17 x 56 = ...
2. Taksirlah hasil penjumlahan bilangan-bilangan berikut ini:
A.5.923 + 6.125 = ...
B.7.111 + 3.556 = ...
C.4.644 + 2.543 = ...
3. Jumlah siswa kelas 1 Sekolah Menengan Atas karya utama yaitu 137 siswa. Di kelas 2 ada 357 murid. Sementara di kelas 3 ada 478 murid. Taksirlah jumlah keseluruhan murid yang ada di Sekolah Menengan Atas Karya Utama!
4. Buatlah penaksiran untuk pengurangan dan pembagian bilangan berikut:
A.5.857 - 2.901 = ...
B.9.231 : 2.875 = ...
C.1.246 - 2.695 = ...
Demikianlah bahan Pembulatan dan Penaksiran Matematika yang dapat dipelajari untuk kalian yang berada pada dingklik kelas 4 SD.
Sabtu, 03 Juni 2017
DUKUNGAN UNTUK SUAMI TERCINTA
Tunjukkan dukungan pada suami dengan cara ini!
Jumat, 31 Mei 2013 09:11Reporter : Destriyana
Ilustrasi pernikahan. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Goodluz
Merdeka.com - Saling mendukung satu sama lain adalah cara terbaik untuk membuat kehidupan rumah tangga jadi lebih harmonis. Dalam pernikahan, pria sangat membutuhkan dukungan emosional. Mengapa? Hal ini dikarenakan beban yang harus ditanggung pria sangat berat. Selain harus memenuhi kebutuhan rumah tangga, seorang suami juga berkewajiban mengayomi dan melindungi keluarganya. Ini tentu bukan tugas yang ringan dan sepele. Jika Anda ingin menjadi istri yang baik, berikut adalah cara paling tepat untuk menunjukkan dukungan Anda pada suami, seperti dilansir Boldsky.
1. Penasihat karir baginya
Di era modern seperti sekarang ini, tugas pasangan tidak hanya sebagai pendamping dalam kehidupan cinta, tetapi juga sebagai penasih karir. Seorang suami sangat membutuhkan saran atau nasihat karir yang tepat dari istrinya. Sebab bagaimanapun, istri adalah seseorang yang paling dipercaya oleh suami. Dia bisa saja tidak memercayai rekan atau bosnya, namun di pasti sangat memercayai Anda sebagastrinya.
2. Mendorongnya berani ambil risiko
Hidup adalah tentang keberanian seseorang untuk mengambil risiko. Orang-orang yang senantiasa bermain aman sepanjang waktu tidak akan pernah berkembang. Dorong suami Anda untuk lebih berani dalam mengambil risiko pada karirnya. Dengan demikian, dia akan lebih mantap dalam menapaki karirnya dan terus berkembang.
3. Berhematlah!
Berhemat adalah cara terbaik untuk menjaga pundi-pundi keuangan keluarga Anda tetap aman. Jika Anda ingin membeli sesuatu, berusahalah untuk mencari uang tambahan sendiri. Jangan membebani suami Anda dengan beragam tagihan yang bisa membuatnya stres.
4. Perlakukan dia dengan hormat
Terdengar simpel namun tidak semudah yang dibayangkan. Jika Anda ingin dia menghargai Anda sebagai istrinya, lakukan pula hal yang sama padanya. Anda, bagaimanapun, adalah pendamping hidupnya yang sangat disayangi dan dipercayainya, maka jangan sakiti hati pasangan Anda dengan bersikap egois dan merendahkannya.
5. Menjadi sekretaris pribadinya
Anda bisa menjadi sekretaris pribadi yang selalu mengingatkannya tentang pekerjaan atau hal-hal penting lainnya. Suami Anda mungkin sering melupakan janji atau tugas penting sehingga Anda harus lebih rajin dalam mengorganisir segala keperluannya.
Inilah lima hal yang bisa Anda lakukan untuk mendukung suami Anda. Jangan hanya menuntut, tetapi tunjukkan pula kalau Anda selalu ada di sisinya baik dalam suka ataupun duka. [des]
1. Penasihat karir baginya
Di era modern seperti sekarang ini, tugas pasangan tidak hanya sebagai pendamping dalam kehidupan cinta, tetapi juga sebagai penasih karir. Seorang suami sangat membutuhkan saran atau nasihat karir yang tepat dari istrinya. Sebab bagaimanapun, istri adalah seseorang yang paling dipercaya oleh suami. Dia bisa saja tidak memercayai rekan atau bosnya, namun di pasti sangat memercayai Anda sebagastrinya.
2. Mendorongnya berani ambil risiko
Hidup adalah tentang keberanian seseorang untuk mengambil risiko. Orang-orang yang senantiasa bermain aman sepanjang waktu tidak akan pernah berkembang. Dorong suami Anda untuk lebih berani dalam mengambil risiko pada karirnya. Dengan demikian, dia akan lebih mantap dalam menapaki karirnya dan terus berkembang.
3. Berhematlah!
Berhemat adalah cara terbaik untuk menjaga pundi-pundi keuangan keluarga Anda tetap aman. Jika Anda ingin membeli sesuatu, berusahalah untuk mencari uang tambahan sendiri. Jangan membebani suami Anda dengan beragam tagihan yang bisa membuatnya stres.
4. Perlakukan dia dengan hormat
Terdengar simpel namun tidak semudah yang dibayangkan. Jika Anda ingin dia menghargai Anda sebagai istrinya, lakukan pula hal yang sama padanya. Anda, bagaimanapun, adalah pendamping hidupnya yang sangat disayangi dan dipercayainya, maka jangan sakiti hati pasangan Anda dengan bersikap egois dan merendahkannya.
5. Menjadi sekretaris pribadinya
Anda bisa menjadi sekretaris pribadi yang selalu mengingatkannya tentang pekerjaan atau hal-hal penting lainnya. Suami Anda mungkin sering melupakan janji atau tugas penting sehingga Anda harus lebih rajin dalam mengorganisir segala keperluannya.
Inilah lima hal yang bisa Anda lakukan untuk mendukung suami Anda. Jangan hanya menuntut, tetapi tunjukkan pula kalau Anda selalu ada di sisinya baik dalam suka ataupun duka. [des]
Minggu, 07 Agustus 2016
Pelaku Angkat Bicara, Begini Asal-usul Snack Bikini
Setelah heboh pemberitaan soal makanan ringan kontroversinya, TW (19) akhirnya angkat bicara melalui keterangan tertulisnya. Dalam pengakuannya, TW menuturkan awal terbentuknya bihun kekinian alias bikini tercetus ketika dirinya mendapatkan tugas dari sekolah bisnis yang sedang dijalaninya.
"Nama projectnya home bussines yaitu diharuskan membuat produk sendiri dari belanja barang, mengolahnya, dan packagingnya," kata TW, Minggu (7/8).
Saat itu, tim dibuat terdiri dari lima orang. Pada saat itu semua memberikan ide-ide produk masing-masing.
"Saya memberikan ide membuat bihun goreng ini," ungkapnya.
Jumat, 08 Januari 2016
Jangan Ragu, Menikahlah di Usia 21 Hingga 25 Tahun, Ini 5 Keuntungannya
Sebagian orang memilih untuk menikah di usia muda, terlepas dari keinginan apakah masih ingin menjalani pendidikan, meniti karier atau memantapkan diri untuk mengurus keluarga. Perlu kamu ketahui, menikah di awal usia 20-an yakni antara usia 21 hingga 25 tahun bisa mendatangkan beberapa keuntungan. Apalagi bagi mereka yang ingin segera memiliki buah hati.
Nah, berikut ini merupakan beberapa keuntungan yang bisa kamu peroleh jika menikah di usia muda antara 21 hingga 25 tahun.
1. Mengeksplor Hidup Bersama-sama
Ketika memutuskan untuk menikah muda, kamu masih memiliki rasa semangat yang begitu menggebu dan tak mudah lelah meskipun banyak beraktivitas. Kamu dan pasangan dapat mengeksplor kehidupan bersama-sama. Merasakan pahit, manis, asam, asin dari segala problematika hidup yang dijalani. Selain itu, kamu juga dapat menjelajahi dunia berdua dan menikmati hidup bersama pasangan saat masih muda.
2. Lebih Semangat Mencari Nafkah
Ketika menikah, pria dituntut untuk bisa menafkahi istri dan keluarganya. Oleh karena itu, pria dengan sendirinya akan lebih bertanggungjawab dan semakin produktif setelah menikah. Terlebih lagi jika usianya masih muda, hal ini tentunya akan semakin membuat dia lebih bersemangat untuk mencari nafkah.
3. Memiliki Energi Lebih Banyak untuk Membesarkan Buah Hati
Pasangan muda biasanya masih memiliki energi lebih untuk membesarkan buah hati. Ketika sang buah hati beranjak besar pun, kamu masih berada di usia produktif yang tentunya dapat mengajarkan anak berbagai hal tentang kehidupan. Selisih usia yang tidak terlalu jauh dengan anak juga membuat orangtua bisa lebih dekat dan menjadikan hubungan tidak sekedar anak dan orang tua namun juga sebagai teman.
4. Kehidupan Pernikahan yang Lebih Dinamis
Berada di usia 21-25 tahun bisa dibilang merupakan masa peralihan dari kamu yang masih mempunyai jiwa kanak-kanak menjadi seseorang yang jauh lebih dewasa. Tentunya perubahan ini akan menjadi suatu hal yang menyenangkan untuk dijalani bersama dengan suami. Dengan emosi kamu dan pasangan yang masih dalam masa transisi, pastinya akan menjadi suatu hal pembelajaran yang seru untuk dijalani.
5. Organ Kewanitaan Sedang dalam Puncak Masa Produktifnya
Awal usia 20-an merupakan usia yang paling produktif bagi kaum wanita. Bukan hanya pada aktivitas sehari-hari saja. namun organ kewanitaan juga sudah berkembang secara sempurna. Tubuh muda yang masih sangat aktif akan sangat membantu kamu untuk merencanakan kehamilan
Itulah beberapa keuntungan menikah di usia muda. Jadi, tunggu apalagi untuk segera menyempurnakan agamamu? Semoga disegerakan yaa. :)
Selasa, 06 Oktober 2015
Faedah Surat An Naas,
Faedah Surat An Naas, Berlindung dari Godaan Setan Yang Terkutuk
Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam kepada Nabi-Nya, keluarga dan para sahabatnya.
Begitu indahnya jika kita giat mengkaji Al Qur’anul Karim. Saat ini kami akan mengulas tafsir surat An Naas yang kami ambil dari Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim karya Ibnu Katsir rahimahullah. Semoga bermanfaat.
Allah Ta’ala berfirman,
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ (1) مَلِكِ النَّاسِ (2) إِلَهِ النَّاسِ (3) مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ (4) الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ (5) مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ (6)
Artinya,
1. Katakanlah: “Aku berlidung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.
2. Raja manusia.
3. Sembahan manusia.
4. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi,
5. yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,
6. dari (golongan) jin dan manusia.
Sifat-Sifat Allah
Ayat-ayat ini menerangkan mengenai sifat-sifat Rabb, yaitu: [1] sifat rububiyah (yang dimintai perlindungan karena dialah yang menguasai manusia), [2] sifat mulkiyah (yang Maha Merajai) dan [3] sifat ilahiyah (yang berhak diibadahi). Jadi, Allah-lah yang menjadi Rabb (yang mengatur) segala sesuatu, Dialah yang merajainya dan Dialah ilah (yang berhak diibadahi). Oleh karenanya segala sesuatu itu makhluk yang diatur, dikuasai dan sebagai hamba bagi-Nya.
Meminta Perlindungan dari Was-Was Syaithon
Dari sini, segala sesuatu yang ingin mencari perlindungan diperintahkan untuk meminta perlindungan pada Rabb yang memiliki sifat yang mulia ini. Segala sesuatu tersebut diperintahkan untuk meminta perlindungan dari gangguan syaithon yang biasa memberikan was-was sedang mereka dalam keadaan tersembunyi[1]. Setan yang memberikan was-was inilah setan yang biasa menemani manusia. Karena setiap insan (manusia) tidak bisa lepas dari qorin (setan yang terus menemaninya tadi) lalu membisikkan agar ia melakukan perbuatan keji. Setan akan berusaha melalaikan manusia ketika ia lalai dari Allah. Yang selamat dari gangguannya adalah orang yang mendapatkan perlindungan dari Allah Ta’ala. Sebagaimana terdapat dalam hadits yang shahih, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
« مَا مِنْكُمْ مِنْ أَحَدٍ إِلاَّ وَقَدْ وُكِّلَ بِهِ قَرِينُهُ مِنَ الْجِنِّ ». قَالُوا وَإِيَّاكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ « وَإِيَّاىَ إِلاَّ أَنَّ اللَّهَ أَعَانَنِى عَلَيْهِ فَأَسْلَمَ فَلاَ يَأْمُرُنِى إِلاَّ بِخَيْرٍ ».
“Tidaklah seorang pun dari kalian melainkan dikuasai pendamping dari kalangan jin.” Mereka bertanya, “Apakah engkau juga, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Aku juga termasuk, hanya saja Allah membantuku mengalahkannya lalu ia masuk Islam. Ia hanya memerintahkan kebaikan padaku.” (HR. Muslim no. 2814, dari ‘Abdullah bin Mas’ud)
Begitu juga terdapat hadits shahih dari Anas mengenai kisah Shofiyah yang mengunjungi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sedangkan saat itu beliau sedang i’tikaf. Ketika itu beliau keluar bersama Shofiyah karena waktu itu malam hari untuk menemaninya ke rumahnya. Di tengah jalan, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ditemui oleh dua orang Anshor. Ketika mereka berdua melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, mereka lantas berjalan dengan cepatnya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas bersabda,
« عَلَى رِسْلِكُمَا إِنَّهَا صَفِيَّةُ بِنْتُ حُيَىٍّ » . فَقَالاَ سُبْحَانَ اللَّهِ يَا رَسُولَ اللَّهِ . قَالَ « إِنَّ الشَّيْطَانَ يَجْرِى مِنَ الإِنْسَانِ مَجْرَى الدَّمِ ، وَإِنِّى خَشِيتُ أَنْ يَقْذِفَ فِى قُلُوبِكُمَا سُوءًا – أَوْ قَالَ – شَيْئًا »
“Hendaklah kalian pelan-pelan saja jalannya. Ini adalah Shofiyah binti Huyay (istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam).” Mereka berdua pun lantas mengatakan, “Subhanallah (Maha Suci Allah), wahai Rasulullah.” Beliau lantas bersabda, “Sesungguhnya syaithon mengalir dalam diri manusia di tempat mengalirnya darah. Aku sungguh khawatir jika kejelekan telah merasuk ke dalam hati-hati kalian.” (HR. Bukhari no. 3281 dan Muslim no. 2175, dari Shofiyah binti Huyay)
Setan pun bisa semakin bangga jika seseorang menjelek-jelekkannya. Jika kendaraan mogok, janganlah menjelek-jelekkan syaithan karena syaithan akan semakin besar kepala. Namun ucapkanlah basmalah (bacaan “bismillah”).
Dari Abul Malih dari seseorang, dia berkata, “Aku pernah diboncengi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu tunggangan yang kami naiki tergelincir. Kemudian aku pun mengatakan, “Celakalah syaithan”. Namun Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyanggah ucapanku tadi,
لاَ تَقُلْ تَعِسَ الشَّيْطَانُ فَإِنَّكَ إِذَا قُلْتَ ذَلِكَ تَعَاظَمَ حَتَّى يَكُونَ مِثْلَ الْبَيْتِ وَيَقُولَ بِقُوَّتِى وَلَكِنْ قُلْ بِسْمِ اللَّهِ فَإِنَّكَ إِذَا قُلْتَ ذَلِكَ تَصَاغَرَ حَتَّى يَكُونَ مِثْلَ الذُّبَابِ
“Janganlah engkau ucapkan ‘celakalah syaithan’, karena jika engkau mengucapkan demikian, setan akan semakin besar seperti rumah. Lalu setan pun dengan sombongnya mengatakan, ‘Itu semua terjadi karena kekuatanku’. Akan tetapi, yang tepat ucapkanlah “Bismillah”. Jika engkau mengatakan seperti ini, setan akan semakin kecil sampai-sampai dia akan seperti lalat.” (HR. Abu Daud no. 4982)[2]
Setan Akan Menggoda Di Saat Manusia Lalai
Yang dimaksud ayat,
مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ
“Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi.”
Sebagian ulama mengatakan bahwa yang dimaksud “waswasil khonnas” adalah setan akan berdiam di hati manusia. Jika ia lalai, maka setan tersebut akan membuat lalai dan membuat was-was atau kerancuan (setan akan menggambarkan bahwa yang baik itu jelek atau sebaliknya[3]). Namun jika ia mengingat Allah, setan pun akan khonnas (bersembunyi).[4]
Yang Memberikan Was-was dalam Hati: Jin dan Manusia
Allah Ta’ala berfirman,
الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ (5) مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ (6)
“Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.” (QS. An Naas: 5-6)
Yang selalu memberikan was-was (berbagai kerancuan) dalam hati manusia adalah setan dari kalangan jin dan manusia[5]. Sebagaimana hal ini dapat dilihat dalam ayat lainnya,
وَكَذَلِكَ جَعَلْنَا لِكُلِّ نَبِيٍّ عَدُوًّا شَيَاطِينَ الْإِنْسِ وَالْجِنِّ يُوحِي بَعْضُهُمْ إِلَى بَعْضٍ زُخْرُفَ الْقَوْلِ غُرُورًا
“Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan (dari jenis) manusia dan (dan jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia).” (QS. Al An’am: 112)[6]
Puji Syukur pada Allah Di Kala Terlepas dari Godaan Syaithon
Dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata,
يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي أُحَدِّثُ نَفْسِي بِالشَّيْءِ لَأَنْ أَخِرَّ مِنْ السَّمَاءِ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أَتَكَلَّمَ بِهِ
“Seseorang datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata, “Ya Rasulullah sesungguhnya terbersit di dalam hatiku sesuatu, sungguh aku terjatuh dari langit lebih aku sukai dari pada aku mengatakannya.” Ibnu ‘Abbas berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي رَدَّ كَيَدَهُ إِلَى الْوَسْوَسَةِ
“ALLAHU AKBAR ALLAHU AKBAR ALLAHU AKBAR ALHAMDULILLAH yang dapat menolak tipu dayanya dari perasaan was-was.” (HR. Abu Daud no. 5112 dan Ahmad 1/235)[7]
Senin, 05 Oktober 2015
KISAH NYATA SEORANG PENGGULAN
KISAH NYATA
SEORANG PENGGULAN
( Pembuat Gula Merah )
Ini kisah tentang seorang Ayah yang sangat menyayangi keluarganya (anak & istrinya ). Beliau tinggal di desa terpencil yang jauh dari keramian kota dan beliau dikaruniai 11 anak. Beliau bekerja sebagai penggulan ( pembuat gula merah dari pohon kelapa). Sehari-hari dalam pekerjaannya beliau selalu semangat bekerja demi keluarganya. Beliau bekerja menggambil bahan gula merah ada 2 seaseon yaitu pagi dan sore, season pagi : biasanya beliau setelah sholat subuh bersiap siap untuk menyiapkan peralatan yang akan digunakan untuk membuat gula merah, beliau selalu mengasah piasu terlebih dahulu dan mempersiapkan bumbung yang akan digunakan pagi itu, serta meracik bahan racikan yang akan digunakan untuk bahan gula merah sambil minum kopi, itu kalau pagi ! Kalau season sore : yaitu setelah sholat asar, beliau mulai bersiap-siap lagi menyiapkan seperti persiapan dipagi harinya. Beliau menggambil bahan gula merah beliau harus extra tenaga yang FULL karena beliau mengambil bahan gula merah itu satu demi satu memanjat pohon kelapa sambil membawa bumbung yang terisi racikan atau air yang sudah diisi serta berjalan dari tempat ketempat lain atau dari pohon ke pohon. Satu demi satu beliau memanjat ponon kelapa demi sesuap nasi, dan Alhamdulillah beliau tak pernah mengeluh. Namun juga Beliau terkadang sedih dan tegang serta kesal (fitrah manusia ) ketika hujan petir datang melanda. Karena ketika memanajat ponon kelapa itu butuh 2 kali lipat tenaga yang harus disiapkan disamping pohonnya licin angina pun ikut menggoyangkan pohon kelapa yang beliau panjat. Beliau mulai membuat gula merah sejak SD demi membantu orang tuanya yang tidak mampuh untuk membiayai sekolahnya ya kira-kira 50 tahun yang lalu. Beliau tidak lulus SD karena putus dari sekolah. Beliau kini berusia kira-kira 63 tahun dan dikaruniai 11 anak ( 5 cewek 6 cowok) dan 7 cucu. Beliau tak mau anak –anaknya seperti beliau yang tidak lulus SD dan seorang penggulan. Beliau ingin anak-anaknya sukses seperti orang lain yang mampu mambahagiakan orang banyak atau bermanfaat bagi orang lain. Kini anak-anak beliau sudah tumbuh besar, 3 wanita sudah menikah, dan 8 ada yang Guru, kuliah, kerja, SMA, SMP dan SD.
Masih banyak lagi kisah yang dialami oleh beliau dalam masa hidupnya atau masa membuat gula merah dari SD sampai sekarang…!
Nantikan kalanjutan kisahnya
BERSAMBUNG
Narasumber
Muhammad Idris : 25f83649/ 081322752298
SEORANG PENGGULAN
( Pembuat Gula Merah )
Ini kisah tentang seorang Ayah yang sangat menyayangi keluarganya (anak & istrinya ). Beliau tinggal di desa terpencil yang jauh dari keramian kota dan beliau dikaruniai 11 anak. Beliau bekerja sebagai penggulan ( pembuat gula merah dari pohon kelapa). Sehari-hari dalam pekerjaannya beliau selalu semangat bekerja demi keluarganya. Beliau bekerja menggambil bahan gula merah ada 2 seaseon yaitu pagi dan sore, season pagi : biasanya beliau setelah sholat subuh bersiap siap untuk menyiapkan peralatan yang akan digunakan untuk membuat gula merah, beliau selalu mengasah piasu terlebih dahulu dan mempersiapkan bumbung yang akan digunakan pagi itu, serta meracik bahan racikan yang akan digunakan untuk bahan gula merah sambil minum kopi, itu kalau pagi ! Kalau season sore : yaitu setelah sholat asar, beliau mulai bersiap-siap lagi menyiapkan seperti persiapan dipagi harinya. Beliau menggambil bahan gula merah beliau harus extra tenaga yang FULL karena beliau mengambil bahan gula merah itu satu demi satu memanjat pohon kelapa sambil membawa bumbung yang terisi racikan atau air yang sudah diisi serta berjalan dari tempat ketempat lain atau dari pohon ke pohon. Satu demi satu beliau memanjat ponon kelapa demi sesuap nasi, dan Alhamdulillah beliau tak pernah mengeluh. Namun juga Beliau terkadang sedih dan tegang serta kesal (fitrah manusia ) ketika hujan petir datang melanda. Karena ketika memanajat ponon kelapa itu butuh 2 kali lipat tenaga yang harus disiapkan disamping pohonnya licin angina pun ikut menggoyangkan pohon kelapa yang beliau panjat. Beliau mulai membuat gula merah sejak SD demi membantu orang tuanya yang tidak mampuh untuk membiayai sekolahnya ya kira-kira 50 tahun yang lalu. Beliau tidak lulus SD karena putus dari sekolah. Beliau kini berusia kira-kira 63 tahun dan dikaruniai 11 anak ( 5 cewek 6 cowok) dan 7 cucu. Beliau tak mau anak –anaknya seperti beliau yang tidak lulus SD dan seorang penggulan. Beliau ingin anak-anaknya sukses seperti orang lain yang mampu mambahagiakan orang banyak atau bermanfaat bagi orang lain. Kini anak-anak beliau sudah tumbuh besar, 3 wanita sudah menikah, dan 8 ada yang Guru, kuliah, kerja, SMA, SMP dan SD.
Masih banyak lagi kisah yang dialami oleh beliau dalam masa hidupnya atau masa membuat gula merah dari SD sampai sekarang…!
Nantikan kalanjutan kisahnya
BERSAMBUNG
Narasumber
Muhammad Idris : 25f83649/ 081322752298
Kamis, 22 Mei 2014
OBAT HERBAL CEPAT DAN AMAN
Daftar Penyakit / Keluhan
Rabu, 08 Januari 2014
pesan dan kesenku
Assalamu'alaikum
Wr. Wb.
Yang kami muliakan sayikhul ma’had buya beserta umi
Yang Terhormat al-mukarom astid Pst. Modern baiturrahman
Dan yang saya cintai rekan-rekan wisudawan dan wisudawati yang kami banggakan.
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat allah swt….
Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada
junjungan alam, Nabi Muhammad SAW yang telah memberi tuntunan kepada umatnya
untuk menuntut ilmu pengetahuan.
Bapak Ibu,
undangan serta hadirin yang berbahagia...
Merupakan suatu kehormatan bagi saya pribadi selaku
perwakilan rekan-rekan untuk
menyampaikan kesan dan pesan kami selama menempuh pendidikan di lembaga pesantren
modern baiturrahman ini.
Tanpa terasa waktu terus
bergulir, kurang lebih 5 tahun telah berlalu,
Selama kami disini tentunya
banyak pengalaman berharga yang tidak akan pernah kami lupakan, tangis tawa,
canda bersama telah kami lalui disini, menumbuhkan rasa kedisiplinan,
kebersamaan, tanggung jawab dalam bertugas, sampai menggali pengetahuan yang
mungkin selama ini belum kami dapatkan sebelumnya.
Adapun kesan yang didapatkan selama kami pesantren
modern baiturrahman,
Secara umum kami merasa bersyukur dapat menimba ilmu,
dan kami merasa sangat bangga menjadi santri di pesantren modern baiturrahman
ini, karena lembaga ini telah memberikan kami banyak pengalaman berharga yang
tentunya sangat berguna bagi pengembangan diri kami ke depan. Secara formal,
proses pendidikan yang berlangsung di lembaga ini telah mampu menggiring para
santri menjadi individu yang
cerdas,kreatif memiliki olah rasa yang
kuat serta bertakwa kepada Allah SWT.
Bapak Ibu
serta hadirin yang berbahagia……
Dalam kesempatan yang baik ini, kami juga ingin
menyampaikan terima kasih serta penghargaan setinggi-tingginya kepada BUYA,
para guru yang tulus ikhlas dan para
pengurus pesantren modern baiturrahman, karena telah berupaya keras mendidik dan
membimbing kami agar menjadi insan cerdas berdaya saing tinggi, mampu
mengamalkan ilmu yang telah diperoleh dan berguna bagi masyarakat. Kami bisa
berada disini pada hari ini tentu merupakan buah dari hasil didikan guru guru
kami, yang telah kami anggap sebagai orang tua kami sendiri.
Kami pun menyadari bahwa selama menjadi santri dan menempuh
pendidikan di pesantren ini, terdapat
banyak kesalahan atau kekhilafan yang telah kami lakukan, baik dalam bertindak,
berkata dan bersikap. Hal tersebut tidak terlepas dari proses penemuan jati
diri yang sedang kami alami dan bukanlah sesuatu yang kami harapkan terjadi.
Untuk itu, kami mohon dibukakan pintu
maaf atas kesalahan kami tersebut, terutama kepada BUYA dan para astid
Bapak ibu,
hadirin yang berbahagia,….
Tentunya, sejalan dengan kesan positif yang telah
berhasil dibangun oleh lembaga yang kami cintai ini, terdapat beberapa hal yang
patut diberi perhatian lebih, sekaligus menjadi harapan kita semua, guna memantapkan pijak langkah pesantren
modern baiturrahman ke depan agar
menjadi lebih baik. Maka dari itu, dengan segala kerendahan hati dan didasari
semangat membangun, ijinkanlah kami menyampaikan harapan2 tersebut dari sudut pandang santri demi perbaikan secara
keseluruhan.
Adapun harapan dan doa
kita semua yang ingin kami sampaikan ialah :
1.
Di bidang pendidikan, semoga kurikulum
yang selama ini dijalankan telah dirasa cukup baik. hanya saja untuk mata pelajaran praktikum, seiring dengan
bertambahnya jumlah santri semoga semakin berkualitas dan berdaya saing sesuai tuntutan dan kebutuhan zaman.
3.
Di bidang sumber daya manusia, Semoga
SDM yang telah dimiliki oleh lembaga ini terus ditingkatkan kualitasnya,
khususnya menyangkut tentang pemanfaatan fasilitas penunjang pelajaran. Cukup
banyak alat-alat serta teknologi informatika yang sesungguhnya dapat
dimanfaatkan, namun belum bisa dioperasikan secara optimal.
4.
Terakhir kami berharap semoga PESANTREN MODERN BAITURRAHMANyang kita cintai
ini, senantiasa istiqomah pada visi dan misinya, serta mampu menjaga wibawa,
martabat dan citra lembaga dimata masyarakat luas, dan bermanfaat bagi umat.
Selanjutnya kepada rekan-rekan wisudawan-wisudawati
yang saya banggakan, mari kita amalkan ilmu yang kita dapat dengan
sebaik-baiknya.
1.
Jangan pernah merasa takabur dan
cepat puas diri, sebab diatas langit masih ada langit. Mari kita terus mengisi
diri secara keilmuan, terus mengasah kepekaan rasa dan tentu saja mengamalkan
ajaran agama secara proporsional. Dan
terakhir..
2.
Mari kita laksanakan janji wisudawan
yang telah kita kumandangkan bersama tadi dengan penuh keikhlasan dan kesadaran.
Bapak Ibu,
undangan serta hadirin yang berbahagia…………..
Demikianlah secara singkat kesan dan pesan yang kami
rasakan selama berada di PESANTREN MODERN BAITURRAHMAN yang kami cintai, Sekali lagi kami mohon maaf apabila dalam
penyampaiannya terdapat beberapa hal yang kurang berkenan. Semoga apa yang kami
sampaikan dapat digunakan sebagai cermin dalam berbenah dan menata demi kemajuan kita semua
Sekian dan
terima kasih.
Wassalamu’alaikum wr.wb
Langganan:
Postingan (Atom)




